Dan sungguh,Yunus benar2 termasuk salah seorang rasul, (ingatlah) ketika dia lari>>pergi meninggalkan kewajiban>> , ke kapal yang penuh muatan, kemudian dia ikut diundi ternyata dia termasuk orang2 yang kalah (dalam undian).Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berdzikir (bertasbih) kepada Allah, niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai Hari Berbangkit.Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.. Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu. Dan kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih, sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugrahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.
QS As Saaffaat 37:139-148
Balada Sang Kitab Sakti masi berlanjot……Kali ini ‘dia’ punya cerita…Tentang seseorang yang alim, ya iyalah, Rasul gitu. Bernama Yunus .as. Di cerita’nya’ ini, Yunus a.s-setelah pergi meninggalkan dari kaumnya- (bc: mungkin karena saking ga tahan ama kbandelan ni kaum yang ndablek pisan kali y)- trus kan nge-transport ke suatu negri yang antahberantahgataudehgadibilangindiSiKitabSakti dengan naek kapal. nah, ternyata…di jalan (bc:di tengah laut), orang yang bertanggung jawab atas keselamatan kapal dan segala yang diangkutnya bilang gini kira2 (kira2 loh ya….ga tw juga dia ngomong pake basa naon):
“Wahai penumpang kapal, punteun pisan ini teh, tapi, eh punteun ini beneran..nyakkk…. Si Kapal teh udah kepenuhan kayanya, kalo dipaksain jalan pake bobot segini gini aja, ntar bisa karam kaya Taytenik (kesalahan bukan pada mata atau pikiran anda, emang, jaman itu Titanic belon lahir, ini kan supaya kebayang visualisasinya).”
Terrruuusss…terrruuuuss…..
“Iyakk, wahai penumpang kapal, supaya kita bisa lanjot jalan lagi dengan selamatsentausa, sok atauh, sapa aja sukarelawan harap menerjunkan diri ke laut” Laaah….lahhhhh…ngawur ni orang, emang ada yg mau gtu…??? N mungkin karna ga ada yang mau juga u terjun ke lautlepasdisamudraluastapipastiadatepiannya ini, maka akhirnya diputuskan untuk ngadain undian (bukan arisan yah), nah, yang kalah undian ini bakal ntah dengan ditendang, menerjunkan diri sendiri, didorong, dicemplungin, pokonya dia harus terjun ke laut demi kemaslahatan bersama.>>hikmah; ada saat2 dimana seseorang harus berkorban demi kepentingan BERSAMA yang ABADI, pada saat itu, terlihat dia mengorbankan dirinya, tapi….lo ga tau kan…apa yang disiapin buat Sang Pengorban itu setelahnya, mungkin jauuuuhh…dia dapet keenakannya setelah masa pengorbanannya, tapi….KEKERENANnya dari hasil pengorbanan itu juga jauuuuhh…lebih OK dan abadi dari kePemurahan Pencipta yang sesaat utuk seluruh makhluk tanpa memandang tu makhluk nurut engga samaNya.
Lanjut ke cerita lagi ya, ternyata, Yunus as ini jadi salah satu orang yang diterjunin ke laut karna muatan kapalnya penuh.N’ lo tau gimana kabarnya? Bllluuuppp…..bbbluuuuppp….bllluuupppp…….Setelah jatuh ke laut, ternyata beliau ‘dimakan’ oleh ikan paus dan masuk ke dalam perut si ikan. si paus ini kan setau saya vegetarian, paling engga makanannya plankton2 imut—bener ga anak biologi???,udah 3 tahun ga bljar bio ni—di perut ikan ini, mungkin dengan kontemplasi, perenungan dasyat, pemikiran yang mendalam, mmmm…..beliau pun menyadari ‘kesalahannya’ pergi dari kaum nya yang, iyahhh, emang ndablek, tapi mereka mungkin kaya gitu karena belum tau indahnya IMAN (ini kn yang sering Muhammad SAW bilang kalo ada yang menyakitinya, cool,).Yunus as pun bertaubat sama Sang Pentjipta, banyak mengingatNya,kalo jaman sekarang (bc:abis Islam dateng) mungkin Solat tahajud n solat taubat juga ya..
Karena ketabahannya dan pertaubatannya, -Allah SWT kan ga bakal ngubah nasib siapapun, sebelum mereka mengubah sendiri-, Yunus as. pun lepas dari perut ikan paus (emang tawanan?).
BTW, pas gw ketemu ama cerita Pinocchio, yang karena bandel, di makan ikan paus juga, gw pikir ini bukannya ketidaksengajaan kan…terbutikan kalo Sang Kitab Sakti ini inspiratif, udah beribu2 taun ada cerita ini berdasar pengalaman nyata, lalu ada kisah Pinocchio yang terinspirasi darinya…KECEKECE….HA,..HA…yah, memang ga bisa dibuktikan n gue ga bisa yakin seratuspersen ama ini si, tapi….bisa aja kaaann…….Karena cerita2 disney itu emang banyak ngambil dari kisah rakyat, mitos2, dan emang yang jelas2 ada di kitab2 agama kaya Prince of Egypt.
Lanjut lagi, setelah terbebas dari perut ikan, Yunus as diberikan anugrah oleh Sang Pentjipta untuk dapat merasakan empuknya daratan….Yah, beliau terdampar di…sebuah daratan yag jarang berpohon ijo ijo alias tandus. Kondisi fisik beliau memang tidak baik pada saat itu –iyalah, berlama2 tenggelam dimakan ikan segala diperut paus, kebawa arus dst dst-, namun Sang Pentjipta menumbuhkan tumbuhan labu, mungkin untuk penyembuhan Yunus as, maka beliau pun memakan labu itu ya….-sungguh, telah diciptakan alam ini untuk manusia, agar mereka bersyukur, tapi sekarang…., mari berbuat baik—Nah, stlah beliau pulih, akhirnya Sang Pentjipta kembali mempercayai beliau untuk berbagi nikmatnya iman pada suatu kaum yang jumlahnya mayan banyak…seribu lebihhh….Trus akhirnya mereka smua beriman, n happily ever after deh ceritanya……..
>>
Dan sungguh,Yunus benar2 termasuk salah seorang rasul, (ingatlah) ketika dia lari>>pergi meninggalkan kewajiban>> , ke kapal yang penuh muatan, kemudian dia ikut diundi ternyata dia termasuk orang2 yang kalah (dalam undian).Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berdzikir (bertasbih) kepada Allah, niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai Hari Berbangkit.Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.. Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu. Dan kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih, sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugrahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.
QS As Saaffaat 37:139-148
